RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI BALI LULUS AKREDITASI KATAGORI PARIPURNA OLEH TIM PENILAI AKREDITASI KARS

Rabu, 21 Desember 2016

Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali, yang merupakan salah satu satuan kerja perangkat daerah Pemerintah Provinsi Bali yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan khusus kesehatan Jiwa, merupakan unit kerja yang ter-Akreditasi.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Akreditasi Rumah Sakit adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh pemerintah pada manajemen rumah sakit, karena telah memenuhi standar yang ditetapkan. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali telah mengikuti Akreditasi Rumah Sakit berbasis pelayanan mulai tahun 2000 dengan 5 (lima) Pelayanan, Tahun 2006 dengan 12 (dua belas) pelayanan dan terakhir tahun 2012 dengan 12 Pelayanan, dan untuk Penilaian Akreditasi yang ketiga kalinya dilakukan dari tanggal 14 sampai 17 Nopember Tahun 2016 dengan standar Akreditasi KARS 2012.

Akreditasi Rumah Sakit Versi KARS 2012 merupakan suatu pengakuan yang diberikan pemerintah kepada Rumah Sakit karena telah memenuhi standar yang ditentukan. Dengan tujuan mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat, lingkungan RS dan SDM di RS, meningkatkan mutu dan mempertahankan standar pelayanan RS dan memberikan kepastian hukum kepada pasien, masyarakat, dan SDM Rumah Sakit.

Rumah sakit Jiwa Provinsi Bali telah mempersiapkan Akreditasi Rumah Sakit Versi KARS 2012 sejak tahun 2014, dengan mengikuti Workshop Akreditasi Rumah Sakit di RSUD Wangaya dan Bimbingan Akreditasi Rumah Sakit oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit pada Bulan Nopember 2015.

Kegiatan Survei Akreditasi RS Versi 2012 di RS Jiwa Provinsi Bali dilakukan oleh KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit), dinilai oleh 4 orang Surveior, yang terdiri dari 1 orang surveior Manajemen, 2 orang surveior Medis dan 1 orang surveior Keperawatan.

Akreditasi RS Versi 2012 trediri dari 15 Bab/Kelompok kerja (POKJA), 323 Standar dan 1218 elemen penilaian (EP), seperti:

I. KELOMPOK STANDAR PELAYANAN BERFOKUS PADA PASIEN

Bab 1. Akses Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan (APK); 23 STD dan 85 EP,

Bab 2. Pokja Hak Pasien dan Keluarga (HPK); 30 STD dan 100 EP,

Bab 3. Asesmen Pasien (AP); 44 STD dan 184 EP,

Bab 4. Pelayanan Pasien (PP); 22 STD dan 74 EP,

Bab 6. Manajemen Penggunaan Obat (MPO); 21 STD dan 84 EP,

Bab 7. Pokja Pendidikan Pasien dan Keluarga (PPK); 7 STD dan 28 EP,

Bab 8. Sasaran Millenium Development Goals (MDGs); 3 STD dan 19 EP,

Bab 9. Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB); 14 STD dan 51 EP, (tidak dapat diterapkan karena tidak melayani tindakan Operasi),

 

II. KELOMPOK STANDAR MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Bab 1. Pokja Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP); 23 STD dan 88 EP,

Bab 2. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI); 24 STD dan 83 EP,

Bab 3. Tata Kelola, Kepemimpinan dan Pengarahan (TKP); 27 STD dan 98 EP,

Bab 4. Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) terdiri dari 27 STD dan 92 EP.

Bab 5. Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS); 24 STD dan 99 EP,

Bab 6. Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI); 28 STD dan 109 EP,

 

III. SASARAN KESELAMATAN PASIEN RUMAH SAKIT (SKP); 6 STD dan 24 EP

Sasaran I.    Ketepatan Identifikasi Pasien

Sasaran II.  Peningkatan Komunikasi yang Efektif

Sasaran III. Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu Diwaspadai

Sasaran V.   Pengurangan Risiko Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan

Sasaran VI. Pengurangan Risiko Pasien Jatuh

Kondisi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali saat ini yakni lulus katagoriAkreditasiPeripurna,darihasil Tim PenilaiAkreditasi KARS tanggal 14 s/d 17 Nopember  2016.Untuk diketahui pula bahwa Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali disamping Akreditasi Rumah Sakit, juga telah memiliki sertifikat ISO 9001-2008, dan beberapa penghargaan seperti :

1. Penghargaan Citra Pelayanan Prima dari Pemprov. Bali Tahun 2012;

2. Penghargaan Citra Pelayanan Prima dari Menpan-RB Tahun 2013

3. Piagam Lomba Kebersihan dan Pertamanan Kantor dari Bupati Bangli Tahun 2016;

4. Penghargaan No. 2 Lomba Kebersihan Kantor-kantor tingkat Provinsi Bali Tahun 2016.